Wgfilm21 sponsor

Ghost in the Cell (2026) Sub Indo

20 voting, rata-rata 7.0 dari 10

Berikut informasi lengkap Ghost in the Cell (2026) berdasarkan data IMDb, Lembaga Sensor Film (LSF), Indonesian Film Center, dan sejumlah sumber media Indonesia. Film ini merupakan karya horor-komedi-satir garapan Joko Anwar yang mengambil latar sebuah lembaga pemasyarakatan penuh kekerasan, korupsi, dan teror supernatural. (IMDb)

Ghost in the Cell (2026)

Judul: Ghost in the Cell
Judul alternatif: Hantu Dalam Sel
Tahun: 2026
Negara: Indonesia
Genre: Horor, Komedi, Thriller/Misteri, Satir, Supernatural
Durasi: 106 menit
Bahasa: Indonesia
Klasifikasi: 17+
Tanggal tayang Indonesia: 16 April 2026
IMDb ID: tt9000310
TMDb ID: 1393326

Film ini diproduksi oleh Come and See Pictures bersama Rapi Films, Legacy Pictures, dan Barunson E&A. (IMDb)

Sinopsis

Ghost in the Cell membawa penonton masuk ke Lapas Labuhan Angsana, sebuah penjara yang terkenal keras dan penuh dengan berbagai persoalan. Para narapidana tidak hanya harus menghadapi kekerasan antar-geng, tetapi juga penindasan dari pejabat lapas yang korup dan menyalahgunakan kekuasaan.

Salah satu penghuni lapas tersebut adalah Anggoro (Abimana Aryasatya), seorang narapidana yang berada dalam posisi sulit karena terus menjadi sasaran kekerasan dan penyiksaan dari Kepala Lapas, Jefry (Bront Palarae).

Di tengah situasi tersebut, seorang narapidana baru bernama Dimas (Endy Arfian) masuk ke dalam lapas. Dimas merupakan mantan jurnalis yang terjerat kasus kriminal. Kehadirannya ternyata menjadi awal dari serangkaian kejadian mengerikan. (detikcom)

Tidak lama kemudian, para narapidana mulai ditemukan tewas secara brutal dan misterius. Tidak ada penjelasan logis mengenai bagaimana kematian tersebut terjadi. Ketakutan menyebar dengan cepat dan membuat para penghuni lapas mulai mencurigai satu sama lain.

Situasi semakin mengerikan ketika diketahui bahwa ada kekuatan supernatural tak kasatmata yang memburu orang-orang dengan aura atau energi negatif paling kuat. Kebencian, keserakahan, kemarahan, dan kejahatan seolah menjadi makanan bagi entitas tersebut. (Lembaga Sensor Film Republik Indonesia)

Yang menarik, para narapidana kemudian menyadari bahwa mereka harus melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehidupan mereka selama berada di penjara: berbuat baik dan menjaga hati tetap positif.

Masalahnya, bagaimana seseorang bisa tetap memiliki hati yang bersih ketika setiap hari harus berhadapan dengan kekerasan, korupsi, ketidakadilan, penghinaan, dan ancaman kematian?

Permusuhan antara para napi pun perlahan berubah ketika mereka menyadari bahwa mereka mempunyai musuh yang jauh lebih berbahaya. Anggoro dan Bimo (Morgan Oey), yang sebelumnya merupakan rival, harus mengesampingkan ego dan bekerja sama. Bahkan para penghuni lapas dan penjaga yang selama ini saling bermusuhan dipaksa untuk bersatu menghadapi ancaman yang tidak dapat mereka lihat. (tirto.id)

Di balik cerita horornya, Joko Anwar menggunakan penjara sebagai metafora masyarakat dan sistem yang rusak. Korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, ketidakadilan, dan orang-orang yang memanfaatkan posisi mereka menjadi bagian penting dari cerita.

Dengan demikian, hantu dalam film ini bukan sekadar sumber teror. Kehadirannya juga menjadi gambaran mengenai konsekuensi dari kebencian, keserakahan, dan kejahatan yang terus dipelihara manusia.

Daftar Pemain

Beberapa pemeran utama Ghost in the Cell antara lain: (IMDb)

Aktor Karakter
Abimana Aryasatya Anggoro
Almanzo Konoralma Buki
Aming Sugandhi Tokek
Arswendy Bening Swara Prakasa
Bront Palarae Jefry
Dimas Danang Suryonegoro Irfan
Dewa Dayana Prakasa Muda
Endy Arfian Dimas
Faiz Vishal Vijay
Haydar Salishz Donald
Yuhang Ho Rendra
Ical Tanjung Bambang
Kiki Narendra Sapto
Lukman Sardi Pendi
Magistus Miftah Novilham
Mike Lucock Wildan
Morgan Oey Bimo
Rio Dewanto Endy
Tora Sudiro Anton
Yoga Pratama Six

IMDb mencatat total 86 pemeran dalam kredit film, termasuk pemeran pendukung dan figuran. (IMDb)

Sutradara & Penulis

Sutradara: Joko Anwar
Penulis skenario: Joko Anwar
Produser: Tia Hasibuan
Sinematografi: Ical Tanjung
Editor: Joko Anwar
Musik: Aghi Narottama
Original Songs: Tony Merle

Joko Anwar juga tercatat sebagai sutradara sekaligus penulis dalam kredit resmi IMDb. (IMDb)

Menariknya, pengembangan cerita film ini disebut berlangsung sekitar enam tahun, dari 2018 hingga 2025. Produksinya juga menggunakan set penjara yang dibangun dari nol dengan ukuran sebenarnya, termasuk blok sel dua lantai. (MediaHub)

Budget Film

Untuk budget/anggaran produksi, sampai saat ini tidak ditemukan angka resmi yang dipublikasikan secara terbuka oleh pihak produksi, IMDb, atau sumber industri utama yang dapat diverifikasi.

Jadi, saya tidak menyarankan mencantumkan angka tertentu sebagai budget Ghost in the Cell, karena berisiko menjadi informasi yang tidak akurat.

Yang diketahui, produksinya memiliki skala cukup besar. Joko Anwar menyebut film ini melibatkan sekitar 412 pemain, sementara set penjara dibangun khusus dari awal untuk kebutuhan produksi. (MediaHub)

Rating Film

IMDb

7,5/10 berdasarkan sekitar 1,1 ribu suara pada saat data IMDb diakses. (IMDb)

Klasifikasi Indonesia

🔞 17+

LSF Indonesia mengklasifikasikan film ini untuk penonton 17 tahun ke atas, dengan kandungan kekerasan dan tema horor/thriller-misteri. (Lembaga Sensor Film Republik Indonesia)

Review Singkat

Ghost in the Cell merupakan salah satu film Joko Anwar yang cukup berani karena menggabungkan tiga elemen yang sebenarnya sulit diseimbangkan: horor brutal, komedi gelap, dan kritik sosial.

Kekuatan utamanya terletak pada konsep penjara sebagai ruang tertutup. Para karakter tidak bisa begitu saja melarikan diri dari teror. Mereka juga tidak bisa menghindari orang-orang yang selama ini menjadi musuh mereka. Situasi tersebut membuat konflik supernatural dan konflik manusia berjalan bersamaan.

Unsur komedinya juga menjadi pembeda. Di tengah adegan kekerasan dan kematian yang ekstrem, film memberikan humor absurd sehingga atmosfernya tidak terus-menerus terasa serius.

Di sisi lain, film ini jelas bukan horor yang hanya mengandalkan jumpscare. Joko Anwar menggunakan hantu sebagai kendaraan untuk membicarakan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, ketidakadilan, dan sisi gelap manusia. Sejumlah ulasan juga menyoroti keberhasilan film dalam memadukan horor, komedi, serta kritik sosial-politik. (Rotten Tomatoes)

Kesimpulan

Ghost in the Cell (2026) adalah horor-komedi yang memanfaatkan lingkungan penjara sebagai arena survival sekaligus metafora sosial. Ceritanya mempertemukan para napi yang saling bermusuhan dengan ancaman supernatural yang tidak dapat mereka lawan sendirian.

Dengan Joko Anwar sebagai sutradara sekaligus penulis, jajaran pemain yang besar, desain produksi penjara yang ambisius, serta kombinasi horor, gore, komedi gelap, dan satir sosial, film ini menawarkan pengalaman yang cukup berbeda dari horor Indonesia konvensional.

Rating pribadi: 8/10 ⭐

IMDb: 7,5/10 ⭐ (IMDb)

Diposting pada:
Dilihat:6
Tahun:
Durasi: 106 Min
Rilis:
Bahasa:Bahasa indonesia
Direksi:

Download Ghost in the Cell (2026) Sub Indo